
Gorontalo - Senin (03/11), Usai upacara pembukaan Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peran Saka) Nasional 2025, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso, meninjau booth pelayanan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Gorontalo di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, Senin (03/11).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Gorontalo, Raymond J.H. Takasenseran, didampingi Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), Abdullah, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual (KI), Mananga Biantong, serta jajaran pegawai.
Pada kesempatan itu, jajaran Kanwil memberikan penjelasan mengenai layanan yang disediakan, meliputi layanan Kekayaan Intelektual (KI), Administrasi Hukum Umum (AHU). Booth ini dirancang untuk memberikan edukasi dan konsultasi hukum bagi peserta Peran Saka Nasional 2025.
Ketua Kwarnas tampak aktif berdialog dengan petugas dan menanyakan bentuk sosialisasi yang akan diberikan kepada peserta. Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Kemenkum dalam kegiatan nasional tersebut. “Layanan seperti KI, AHU, sangat penting untuk diketahui generasi muda. Kehadiran Kementerian Hukum di Peran Saka Nasional ini memberikan nilai tambah bagi peserta, agar mereka memahami hak dan akses layanan hukum sejak dini,” ungkap Budi Waseso.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkum Gorontalo, Raymond J.H. Takasenseran, menyampaikan bahwa kehadiran booth tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses literasi hukum dan mendukung pembentukan karakter generasi muda yang sadar hukum.
“Kami berkomitmen untuk memberikan edukasi hukum kepada para peserta, agar semakin banyak generasi muda yang memahami hak kekayaan intelektual, layanan administrasi hukum, serta keberadaan bantuan hukum bagi masyarakat,” jelasnya.
Setelah melakukan peninjauan, Ketua Kwarnas memberikan dukungan penuh terhadap program sosialisasi yang akan diberikan dan berharap sinergi ini terus berlanjut pada kegiatan Pramuka di masa mendatang.




