
Gorontalo - Bidang Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementerian Hukum Gorontalo mengikuti kegiatan Technical Meeting Sosialisasi Formulasi Manual Indikator Kinerja Utama (IKU) serta Penyampaian Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis Rencana Aksi Perjanjian Kinerja (Renaksi PK) Tahun 2026 pada Selasa (10/3). Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom dan diikuti dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Gorontalo.
Kegiatan ini di pimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Mananga P. Biantong, yang di damping Analis KI Ahli Madya Rianingsih Kasim, Analis KI Ahli Muda Jayantri Ribunu, beserta jajaran tim KI.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bagian Program dan Pelaporan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Nuralia, yang menyampaikan empat sasaran program Kekayaan Intelektual tahun 2026 serta tiga klaster utama pelaksanaan Renaksi PK program KI di Kantor Wilayah.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan sosialisasi petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis terkait Indikator Kinerja Program (IKP), khususnya tingkat kepatuhan layanan perlindungan dan pemanfaatan KI melalui kegiatan edukasi. Kantor Wilayah didorong untuk mengoptimalkan layanan konsultasi dan permohonan Kekayaan Intelektual melalui Klinik KI, baik melalui booth maupun desk layanan, dengan pelaporan kegiatan yang dilakukan secara berkala setiap triwulan.
Selain itu, disampaikan pula sosialisasi terkait identifikasi potensi Kekayaan Intelektual di bidang merek, di mana Kantor Wilayah diharapkan dapat mendorong peningkatan permohonan pendaftaran merek minimal 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kegiatan ini juga membahas mekanisme penyelesaian aduan, mediasi sengketa KI, serta langkah-langkah pencegahan pelanggaran KI melalui pemetaan potensi layanan komersial dan pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi serta penegasan agar seluruh Kantor Wilayah segera menindaklanjuti arah kebijakan dan rencana aksi yang telah disampaikan, mengingat pelaksanaan program tahun 2026 telah memasuki triwulan pertama.



