
Gorontalo, Kamis (26/1) – Kegiatan Rekonsiliasi dan Pemutakhiran Data Laporan Keuangan serta BMN Kemenkum Tahun 2025 di Hotel Santika ICE BSD City semakin intensif dengan paparan detail mengenai arah kebijakan anggaran ke depan. Setelah dibuka secara resmi oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkum, Hendro Pandowo, dan diawali laporan dari Kepala Biro Keuangan, Sri Yusfini Yusuf, forum ini menjadi ajang bagi Kanwil Kemenkum Gorontalo untuk menyerap instruksi strategis pusat.
Dalam paparannya, Irjen Hendro Pandowo menginstruksikan enam poin utama "Atensi" yang harus dipedomani oleh seluruh peserta, termasuk delegasi Gorontalo:
* Akuntabilitas SAP: Menyusun laporan keuangan tahun 2025 yang akuntabel dan akurat sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
* Kesesuaian Ketentuan: Memastikan pencatatan transaksi keuangan dan aset negara dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
* Mitigasi Temuan: Bersikap cermat dalam penggunaan akun belanja yang berpotensi menjadi temuan pemeriksaan.
* Efektivitas Rekonsiliasi: Menyelesaikan permasalahan laporan keuangan dan BMN secara cepat dan tepat waktu.
* Sinergi Positif: Membangun komunikasi yang harmonis untuk memastikan keselarasan data antara wilayah dan pusat.
* Profesionalisme: Meningkatkan kapasitas SDM dalam pengelolaan keuangan dan BMN.
Lebih lanjut, ditekankan pula Langkah-Langkah Strategis seperti melakukan realokasi anggaran untuk program prioritas, percepatan belanja dengan memperhatikan efisiensi, serta memastikan pelaksanaan anggaran mencapai target yang telah ditentukan.
Kegiatan ini juga menjadi momen pemberian apresiasi kepada Unit Utama dan Kantor Wilayah yang menunjukkan kinerja pelaksanaan anggaran terbaik sepanjang periode 1 Januari s.d. 31 Desember 2025. Hal ini menjadi motivasi besar bagi tim Kanwil Kemenkum Gorontalo untuk terus meningkatkan performanya.
"Kinerja baik ini harus dipertahankan dan ditingkatkan pada Tahun Anggaran 2026, serta menjadi teladan bagi seluruh unit kerja lainnya," sebagaimana tertuang dalam pesan harapan di layar utama kegiatan tersebut.
Menanggapi instruksi tersebut, tim pengelola keuangan dari Kanwil Kemenkum Gorontalo yang dikoordinir oleh Analis Keuangan Muda Indah Rahmatia Supriyadi, berkomitmen untuk langsung mengimplementasikan langkah-langkah strategis tersebut. Fokus utama mereka selama sisa waktu rekonsiliasi ini adalah memastikan seluruh data dari Gorontalo tidak hanya bersih dari anomali, tetapi juga mencerminkan tata kelola keuangan yang profesional sesuai arahan Irjen Hendro Pandowo dan Karo Keuangan Sri Yusfini Yusuf.
Dengan integrasi data yang akurat dan semangat profesionalisme, Kanwil Kemenkum Gorontalo optimis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mempertahankan opini WTP Kemenkum untuk tahun anggaran ini.




