
Gorontalo – Komitmen dalam memperkuat perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) terus ditunjukkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Gorontalo. Melalui Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Kanwil Kementerian Hukum Gorontalo melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengawasan KI terhadap pelaku usaha di Kabupaten Pohuwato, Jumat (6/3).
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Kanwil Kementerian Hukum Gorontalo dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, khususnya para pelaku usaha, terhadap pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual sebagai aset usaha yang bernilai ekonomi.
Tim dari Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kementerian Hukum Gorontalo melakukan kunjungan langsung ke salah satu pelaku usaha di daerah tersebut, yakni Toko Ormas, yang merupakan toko penyedia berbagai kebutuhan masyarakat.
Dalam pemantauan yang dilakukan, tim menemukan bahwa sejumlah produk yang dipasarkan di toko tersebut telah menggunakan merek yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), sehingga secara hukum telah memperoleh perlindungan merek.
Meski demikian, tim juga mengidentifikasi bahwa identitas usaha “Toko Ormas” sebagai nama dagang toko belum didaftarkan sebagai merek pada DJKI. Menyikapi hal tersebut, tim Kanwil Kementerian Hukum Gorontalo memberikan pemahaman dan edukasi langsung kepada pemilik usaha mengenai pentingnya pendaftaran merek sebagai langkah strategis dalam melindungi identitas usaha serta mencegah potensi sengketa merek di masa mendatang.
Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, Kanwil Kementerian Hukum Gorontalo terus mendorong pelaku usaha untuk semakin sadar akan pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual, sekaligus memanfaatkan layanan pendaftaran merek yang disediakan pemerintah.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Hukum Gorontalo berharap semakin banyak pelaku usaha di Kabupaten Pohuwato yang terdorong untuk mendaftarkan merek usahanya sehingga memperoleh perlindungan hukum yang sah serta meningkatkan daya saing usaha di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.


